Tidak terasa hampir 1 tahun yang lalu kita telah melaksanakan pilpres yang mana terpilihlah Jokowi dan JK sebagai pasangan presiden dan wapres, setelah mengalahkan pasangan Prabowo dan Hatta.Dengan terpilihnya presiden baru ini, rakyat Indonesia sangat berharap bahwa presiden yang baru ini dapat memajukan negara kita tercinta terutama dalam bidang perekonomian, apalagi dengan gaya khas bapak Jokowi yang gemar blusukan, espektasi rakyat amatlah besar.
Tapi, nyatanya kini setelah kira-kira 1 tahun lamanya terpilih, ekspektasi yang diidam-idamkan tersebut tidak juga terwujud. Yang ada malah keadaan Indonesia semakin memburuk, sekarang nilai tukar rupiah terhadap dolar mencapai 14.000 rupiah dan dimungkinkan akan mencapai angka 15.000 rupiah. Selain itu, kinerja menteri pada kabinet kerja juga kurang maksimal, harga barang selangit, hutang Indonesia makin membengkak, dana bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, dan perawatan kesehatan yang kurang layak bagi rakyat kurang mampu. Bahkan baru-baru ini terhembus berita tentang kedekatan Jokowi dengan pemerintah Cina, di mana di salah satu mega proyek PLTU yang menghabiskan dana triliunan, tidak ada pekerja Indonesia yang bekerja di proyek itu, tapi malah seluruh prosesnya dikerjakan oleh orang-orang Tiongkok, Lalu bagaimana nasib rakyat yang masih menganggur???
Itu semua adalah gambaran kondisi saat ini, yang tidak sesuai dengan apa yang di ungkapkan Pak Jokowi semasa kampanye. Rakyat kecil pun semakin menjerit. Lalu, siapa yang salah??? Rakyat / Pemimpin??? Allah SWT berfirman :
"Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zalim itu,menjadi teman bagi sebagian yang lain desebabkan apa yang mereka usahakan." (Q.S. Al-An'am : 29)
dari hadist di atas sudah jelas, bahwa Allah akan mengirimkan pemimpin yang baik untuk rakyat yang baik, dan Allah akan mengirimkan pemimpin yang dzalim/diktator kepada rakyat yang rusak. Jadi, koreksilah diri kita masing-masing sudah benarkah kriteria kita dalam memilih pemimpin???
Jangan hanya karna uang, kita mengorbankan masa depan negara ini dengan menyerahkan pilihan kita kepada pemimpin yang kejam terhadap rakyat.
Ini sebagai bahan renungan kita bahwa tidak akan terpilih pemimpin yang dzalim apabila kita mengetaui kriteria pemimpin yang baik. Karena, pemimpin yang baik akan dapat menjadikan alasan Allah SWT. menurunkan berkahnya bagi negeri Indonesia tercinta ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar